Sunday, October 27, 2019

Menyikapi musim kemarau dengan membuka lahan palawija

Menyikapi musim kemarau yang begitu lama membuat debit air berkurang,ladang sawah pada kekeringan,smuanya menjadi bingung,hujan yak kunjung datang,persediaan panganpun berkurang,menyikapi masakah ini segala upaya di lakukan,bahkab pihak BMKG pun tidak tinggal diam dengan melakukan hujan buatan tapi nampaknya belum begitu maksimal,karna terkendala cuaca yang tidak mendukung.
Tapi bagi sebagian Warga tidak ambil pusung menyikapinya,nampak tenang dan santai
W,tak bikin ambil pusing.
Dengan memampaatkan lahan sawah yang lumayan kering,tak sedikitpun terairi,karna saluran air dari sungaipun tidak mampuh untuk maengairinya,membuka lahan palawija diantaranya yang mereka lakukan untuk bisa terairinya menggunakan mesin prnyedot air,dia bilang,bagai mana nanti kalau nasib bagus mungkin berhasil ya kalau gagal sudah nasib,yang penting sudah berusaha semaksimal mungkin,dari pada gak berusaha sama sekali malah tambah banggkrut kan kalau sudah berusahamah ya mau bagai mana lagi,berhasil ya Allhamdulillah,gagalpun ya Gak apa apa

Thursday, October 10, 2019

Mandiri dan kreatip

Di Era tknologi serba canggih seperti sekarang ini pasti dibutuhkan sdm yang lumayan,dan di era persainganpun terus berlanjut terutama di dunia kerja,di Era yang lebihlebih ketat ini kita aulit mencari lapangan kerja karna tidak seimbangny lapangan kerja dan pencari lapangngan kerja tersebut,malah Phk pun tidak bisa di hindari lagi,pengangguran semakin banyak,kesenjangan makin banyak,sungguh memprihatinkan,sulit untuk memikirkannya.
Seperti di daerah daerahpun tidak jauh berbeda apalagi serba terbatas praaarana itu,.
Tapi sebagian Masarakat yang memiliki ide ide kreatip,bagaimana cara yang tepat untuk menciptakan lapangan kerja sendiri daripada harus repot2 cari pekerjaan yang begitu sulit ini,membuka lahan perkebunan misalnya,membuka lahan2 yang tidak produktip jadi produktip,inila satu satunya mengatasi kesenjangan tersebut.
Yang paling produktip dan menggiurkan ini adalah menanam benih kopi atau penyetekan,dari jerih payah Mereka ini sudah banyak yang hidup sukses dan berhasil merekrut tenaga2 kerja di Pedesaan,,Nah bagai mana Dengan kita boleh mencoba,jangan patah semangat,apalagi yang masih nganggur kekuarkan ide2 kreatip anda,Ok,,

Tuesday, July 3, 2018

Kriminalitas di Ibu Kota

Siapa yg tak kenal Jakarta,Jakarta Salah satu Ibu Kota Negara Indonesia selain pusat Pemerintahan,Bisnis,dll.Jakarta memiliki Magnet atsu daya tarik yg lut biasa baga Masaraka dari berbagai peloksok Nusantara,tak heran waktu kewaktu Jakarta terus menerus kedatangan Masarakat dari berbagai wilayah Negri dengan tujuan mengais rejeki di Jakarta,tapi sayangnya tidak di imbangi dengan lapangan pekerjaan yg ada,apa lagi tak sedikit mereka hanya bermodalkan nekat semata,tak hersn pula saking keterbatasan dan keterampilan yg mereka miliki akhirnya memilih jalan pintas,jadi maling,jambret,pengamen,atau keriminal lainnya.
Dengan sering terjadiny tindak kriminal saat ini terutsma premanisme,,penodongan,penjambretan pihak Kepolisianpun tidak tinggal diam dengan terus menerus melakukan rajia di berbagai pusat keramain di Wilayah Dki Jakarta.
Dan mulai malam ini Kepokisian di wilayah metro jaya menggelar aksi pemberantasan premanisme dan kriminal lainnya dengan menerjunkan 1000 personil yg terbagi di empat wilayah Dki Jakarta.

Thursday, June 21, 2018

KENANGAN MASA LALU

Mungkin semua Orang yang masih hidup mempunyai kisah atau kengan masa lalu itu pasti,yang 20,30,40,50 thn ke belakang mempunyai banyak kenangan kenangan baik suka ataupun duka,senang,ataupun susah pasti mengalaminya.
 Bahkan banyak Orang sering berandai andai,andaikan waktu bisa di putar kembali ke masa lalu akan merubah semua kehidupan yang pernah di alaminya,misalnya dulu di kampung kampung kala itu belum ada yang namanya listrik peneranganpun cukup pakai lampu petromak itupun bagi orang yang di anggap mampuh,tapi bagi kalangan bawah cukup pakai lampu templok,tapi rasanya indah sekali,bagi Anak Anak sekolah bila belajar malam hanya di bantu dengan lampu templok yang berbahan minyak tanah,tapi kualitas mereka cukup lumanyan,Jalan raya pun belum mengenal yang namanya hotmik atau aspal hanya batu batu kerikil dan tanah yang menghampar di Jalanan,dikala hujan beceklah semua,licin alas kawaktu itu belum mengenal yang namanya alas kaki bermerek belum mengenal Adidas karfil rebok dll,cukup sandal jepitlah yang menjadi alas kakinya ke Sekolah sekalipun.
 Kendaraan belum kenal yang namanya angkot,ojek ataupun taksi,untuk bepergian yang cukup jauh jaraknya cukup mobil bak terbuka berbaur dengan belanjaan pasar kadang kadah berbaur dengan jeriken yang berisi minyak tanah.
Di sawah untuk membajak sawah cukup dengan sapi atau pun kerbau,anak anak ngegudal ikut Orang tua kesawah cukup bahagia dan ceria,tak ada kata males ogah tapi bahagia yang ada,mungkin ini hanya sebagian kenangan kenangan masa lampau,hanya untuk mengobati rasa rindu dan kangen kemasa itu,barangkali ada yang mengalami hal seperti itu,dan cuman perbandingan saja antara jaman dulu dan sekarang mana yang lebih berkesan,dan Saya kuhususnya mohon maap kakau ada kata kata yang tidak tersusun rapi maklun Saya bukan sastrawan atau pujangga sekalipun dan Insaallah lain kali di lanjaut..mskasih..

Tuesday, June 19, 2018

MISTERI DALAM HIDUP

Hidup sebuah misteri penuh teka teki tidak ada seorangpun mempredikdi nasib hidupnya masing masing,belum tahu sampai kapan usia Kita ,nasib kita rezeki ataupun jodo tapi apa salahnya kita berusaha semaksimal mungkin,agar bisa tercapai apa yang kita inginkan,apa yang kita tuju dan lain sebagainya. Cita cita Seseorang todak bisa di ukur dgn bim salabim,tida semudah membalikan telapak tangan semua memerlukan perjuangan asal kita sabar tekun dan kreatip,tapi itupun tergantung bagai mana kita melakukannya. Banyak contoh yg gigih berusaha demi menggapsi cita cita dan keinginannya tapi kandas di tengah jalan,tapi tidak sedikit yang sukses dengan mengerjakan sesuatu hal dgn bermodalkan keterampilan dan keahliannya bisa berhasil. Dijaman yang serba canggih serba moderen seperti sekarang ini kadang kita dituntut untuk lebih memacu dan tenaga Kita agar bisa bersaing dengan mereka yang memiliki sdm yang lebi hebat,tapi jadang Kita yang tidak memiliki ilmu dan keterampilan jangan harap bisa berkometisi dengan teknologi serba canggih seperti saat ini. Untuk menyikapi jaman moderen seperti sekarang,hanya kreatip,dan keterampilan yang kita miliki ini satu satunya jalan untuk memotipasi hidup dan mengapai cita cita,contoh nya membuka lahan pertanian untuk di Pedesaan seperti palawija,peternakan,perikanan,dandan masih banyak lagi.,dan yang punya bakat di Dunia Phsion apa salahnyaKita ikut kursus menjait,tulah satu satunya jalan menggapai cita cita di era serba digital seperti saat ini. Nah mungkin sampai di sini saja dulu mudah mudahan bermangpat Insaallah lain kali di lanjut lagi dgn tema yang sama..

Sunday, June 17, 2018

Curahan hati

Assallamalaikm..di awali dgn Bismillah Saya akan menulis sebuah artikel curahan hati,mudah mudahan artikel ini ada yang mau baca curahan hati ini karna akhir akhir ini perasaan hati dan pikiran Ku tidak menentu,siapa tahu dgn ngeblog ini akan terobati.
Mungkin hal seperti ini di alami juga oleh semua orang yg sama saperti Saya,di dalam kehidupan di dunia ini berbeda setatus atau tingkatan jender,kedudukan,pankat dan jabatan yyg mengakibatkan perbedaan pula dlm pergaulan,sering kali melihat dan mengalaminya sendiri perbedaan itu.misalnya Orang merasa dirinya lebih hebat lebih berkualitas lebih segala galanya lantas tidak mau kenal dgn Orang yg di anggap lemah oleh dirinya dan gak mau tegur sapa karna di anggap gengsi dan malu kalau harus tegur sapa sama Mereka yg di anggak lemah oleh dirinya.
Pembaca semua ini di alami oleh diri Saya sendiri mungkin karna Setatus Saya Seorang wong Deso keluarga petani  memang tida semua tapi ini sebuah hal yg harus di sikapi,apalagi yg namanya di kampung banyak masarakat pulang kampung lantas dirinya menganggap paling hebat dari Orang desa yg kerja sebagai tani,sering merasa sedih apskah Orang2 Desa du anggap lemah olehnya,contonya waktu Lebaran banyak sekali pemudik pulang kampung ada yg bawa mobil dan motor sampai sampai tegur sapa pun kayakny enggan karna merasa gengsi sama Orang yg ada d kampung,bahkan sodara sendiri pun belaga gak kenal silaturhami pun kayanya najis..itulah munkin kalau ada pembaca yg senasib .?Trimakasih.

Menyikapi musim kemarau dengan membuka lahan palawija

Menyikapi musim kemarau yang begitu lama membuat debit air berkurang,ladang sawah pada kekeringan,smuanya menjadi bingung,hujan yak kunjung...